News  

Kajian Politik Merah Putih: Pengaruh Geng Solo Melemah, Politik Dinasti Jokowi Terancam Ambrol

Koordinator Kajian Politik Merah Putih, Sutoyo Abadi, menilai kekuatan politik yang kerap disebut “Geng Solo” kini sudah jauh melemah. Menurutnya, kejayaan politik yang pernah dinikmati mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya berlangsung ketika masih berkuasa, saat berbagai kebijakan dan peraturan dapat diubah untuk kepentingan politik.

“Jangan pernah membayangkan Geng Soli masih kuat saat ini, sudah melemah. Ketika masih berkuasa, politik kotor Jokowi memang digdaya. Semua UU dan peraturan yang menghalangi diubah untuk kepentingan politiknya,” ujar Sutoyo, Jumat (19/9/2025).

Ia menuding, gaya politik yang dijalankan Jokowi sarat dengan manuver licik dan manipulasi. “Perilakunya menyesatkan, selalu menggunakan politik di belakang layar, sifatnya kemenduaan, abu-abu antara fakta dan fiksi,” katanya.

Sutoyo juga menyoroti langkah-langkah Jokowi yang dinilai tetap menyimpan kebohongan sekalipun sudah purna tugas. Menurutnya, upaya melindungi anak-anaknya melalui bayangan politik dinasti justru akan menjadi bumerang.

“Politik dinasti akan amburadul, jebol berantakan karena menutup mata dan menulikan telinga, membolak-balik fakta dengan fiksi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sutoyo menyebut rekayasa politik kotor era Jokowi tak akan mudah diperbaiki dan justru berpotensi menghancurkan diri sendiri dan keluarga. “Jokowi dan keluarga tidak memiliki pelindung diri dengan kecerdasan, moral, dan etika secara alami. Pelan atau cepat sedang menuju lubang gelap,” pungkasnya.