News  

Melalui Gerakan Rakyat Kita Berbenah dan Meraih Kemenangan!

Karir politik Anies Baswedan belum pudar pasca dikalahkan di Pilpres 2024 dan gagal maju di Pilkada Jakarta 2024. Di Pilkada Jakarta, Anies Baswedan dijegal mendapatkan tiket dari partai politik. Padahal, Anies Baswedan calon terkuat di Pilkada Jakarta 2024.

Belajar dari kekalahan di Pilpres 2024 dan kegagalan maju di Pilkada Jakarta 2024 tentu saatnya kita berbenah untuk meraih kemenangan. Agar pengalaman politik tahun 2024 tidak terulang kembali di tahun 2029.

Berbenah dengan memperbaiki hubungan dengan Tuhan kita, Allah subhanahu wata’ala. Hubungan dengan sesama anak bangsa, sesama relawan. Kibarkan bendera Anies Baswedan setinggi-tingginya, turunkan ambisi pribadi dan ego simpul.

Meski meraih kemenangan di tahun 2029 tidak mudah. Setidaknya peluang Anies Baswedan dan para pendukungnya meraih kemenangan masih terbuka lebar. Ikhtiar dimaksimalkan. Ibadah ditingkatkan. Hubungan sesama lebih baik lagi. Doa dipanjatkan di setiap sepertiga malam. Ingat! setiap tangan menadah ke langit, tidak akan pernah kembali dalam keadaan kosong.

Allah Azza wa Jalla pernah memenangkan Nabi Nuh alaihissallam ketika beliau memohon kepada Allah Azza wa Jalla :

فَدَعَا رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَغْلُوْبٌ فَانْتَصِرْ

Sesungguhnya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku)” [QS. al-Qamar: 10]

Jangan berkecil hati. Peluang menang itu ada. Tergantung kepada kita karena kemenangan itu diraih dengan perjuangan yang sungguh-sungguh. Tidak setengah-setengah. Tidak pula mudah menyerah. Sabar dan ikhlas.

Allah Ta’ala berfirman,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” [QS. al-Baqarah: 153]

Ayat lainnya memotivasi kita untuk semangat berjuang meraih kemenangan:

لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ

Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa.” [QS. an-Nur: 55]

Kesungguh-sungguhan itu tercermin dari konsistensi kita terhadap agenda perjuangan. Kita bertambah semangat ketika Anies Baswedan tidak menjadi menterinya Prabowo. Konsistensi Anies Baswedan inilah yang membuat kita tetap setia hingga hari ini. No politik transaksional!

Anies Baswedan beda dengan politisi lain. Lebih memilih bergabung bersama Ormas Gerakan Rakyat ketimbang bergabung dengan partai politik yang ada. Ikhtiar politik Anies Baswedan dan pendukungnya patut diapresiasi.

Keanggotaan Anies Baswedan sebagai anggota kehormatan Gerakan Rakyat sinyal kuat kebersamaan Anies Baswedan berjuang bersama Gerakan Rakyat di tahun 2029.

Momentum launching KTA Gerakan Rakyat sebagai langkah awal merapikan dan merapatkan kembali barisan para pendukung Anies Baswedan menuju tahun politik 2029 yang tinggal beberapa tahun lagi.

Meski ongkos politiknya terbilang mahal andai Ormas Gerakan Rakyat menjadi partai politik dibandingkan Anies Baswedan bergabung dengan partai politik yang ada saat ini. Anies Baswedan dan pendukungnya tidak mau mengambil risiko seperti Pilkada Jakarta 2024.

Pilihan politik Anies Baswedan ini bisa kita terjemahkan saat launching Kartu Tanda Anggota Gerakan Rakyat, Rabu 17 Desember 2025 di Jakarta. Anies Baswedan menjadi anggota pertama sekaligus anggota kehormatan Gerakan Rakyat.

Tidak berlebihan bila nama Anies Baswedan masih berkibar di perpolitikan nasional. Hasil survei pun mengkonfirmasi kalau nama Anies Baswedan masih diperhitungkan di Pilpres 2029 yang akan datang.

Saatnya kita berbenah dan meraih kemenangan kawan!

Bandung, 29 Jumadil Tsani 1447/20 Desember 2025
Tarmidzi Yusuf, Kolumnis