News  

Menteri UMKM Maman Abdurrahman: Pemerintah Berikan Program Pemulihan UMKM di 3 Provinsi Sumatera

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman (kedua kanan) memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (29/12/2025). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman menyebutkan, pemerintah memberikan sejumlah program pemulihan bagi pelaku UMKM terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera.

“Salah satu program tersebut adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera,” ucap Maman setelah menghadiri rapat koordinasi Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (11/3).

Dia mengatakan, secara nasional terdapat sekitar 193 ribu debitur UMKM terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera dengan total baki debet sekitar Rp11 triliun.

Dari jumlah itu, di antaranya sekitar 44 ribu debitur berada di Sumatera Utara, sekitar 121 ribu debitur di Aceh, dan sekitar 27 ribu debitur di Sumatera Barat.

Menurutnya, angka ini masih bersifat sementara, dan diperbarui hingga batas akhir fase pemetaan hingga 31 Maret 2026.

“Dari 193 ribu debitur itu, sekitar 44 ribu UMKM sudah tidak memiliki kemampuan membayar, sementara 148 ribu masih mampu membayar. Karena itu penanganannya akan dibedakan,” ujar Maman.

Adapun beberapa bentuk relaksasi, ungkap Maman, seperti penundaan pembayaran, perpanjangan tenor, restrukturisasi kredit hingga keringanan suku bunga.

“Pada tahun pertama, debitur terdampak tidak dibebankan bunga pinjaman. Jadi tidak dibebankan bunga, dan tahun depan nanti naik ke tiga persen,” tegas Maman.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan, pentingnya konsolidasi data antara pemerintah daerah, kementerian, dan bank penyalur KUR.

“Kami diberikan waktu untuk memastikan data dari daerah, bank penyalur, dan kementerian bisa disinkronkan. Targetnya pada 31 Maret datanya sudah final, sehingga program ini bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Bobby. (Sumber)