Kabar positif datang dari dunia ekonomi internasional terkait prospek Indonesia.
Sejumlah lembaga keuangan global mulai menunjukkan perubahan sikap setelah sebelumnya cenderung berhati-hati dalam memandang kondisi ekonomi Tanah Air.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan langsung perkembangan tersebut usai melakukan serangkaian pertemuan penting di Washington D.C., Amerika Serikat.
Dalam kunjungannya, Purbaya bertemu dengan berbagai lembaga internasional bergengsi, mulai dari World Bank atau Bank Dunia, IMF, hingga S&P Global Ratings.
Menurutnya, ada perubahan pandangan yang cukup signifikan dari lembaga-lembaga tersebut terhadap ekonomi Indonesia.
Sejumlah lembaga keuangan global mulai menunjukkan perubahan sikap terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Perubahan paling mencolok, lanjutnya, datang dari Bank Dunia.
Sebelumnya, lembaga tersebut sempat menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang memicu perhatian banyak pihak.
Namun kini, sikap itu berbalik.
Purbaya bahkan mengungkapkan hal yang cukup mengejutkan.
Pihak yang menyusun proyeksi tersebut menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia mulai kembali menguat.
Perkembangan ini juga membuka peluang optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional ke depan, di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.
Baca juga: Siap Lawan! China Balas Ancaman Donald Trump, Siapkan Langkah Keras Hadapi Tekanan Tarif Impor AS
“Saya ketemu yang memprediksi itu. Dia minta maaf, katanya terlalu cepat menurunkannya,” ujar Purbaya wawancara eksklusif Kompas TV, Jumat (17/4/2026).
Ia menegaskan tidak meminta revisi proyeksi dalam waktu dekat, namun optimistis kinerja ekonomi Indonesia ke depan akan membuktikan penilaian tersebut keliru.(Sumber)












