News  

Wamendag Dyah Roro Esti Usul Dashboard Potensi Ekspor “Dikawinkan” dengan InaExport

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti​​​​​​​ (dua dari kanan) berbicara dalam Pertemuan Tingkat Menteri Reformasi Struktural Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Structural Reform Ministerial Meeting (SRMM) di Incheon, Korea Selatan, Rabu (22/10/2025). ANTARA/HO-Kemendag

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti mengusulkan agar Dashboard Potensi Ekspor Indonesia dikawinkan dengan sistem InaExport.

“Harapannya dashboard ini nanti kita bisa kawinkan saja dengan sistem ini sehingga siapapun yang masuk di dalam INAxport mereka secara otomatis juga bisa masuk ke dashboard. Jadi, the more information, the better it will be for our business players,” katanya dalam agenda Peluncuran Dashboard Potensi Ekspor Indonesia di Jakarta, Senin.

InaExport sendiri merupakan layanan satu atap (one stop service) untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam memperoleh informasi perdagangan luar negeri, terutama ekspor.

Layanan tersebut juga terintegrasi dengan perwakilan perdagangan di luar negeri (Atase Perdagangan/Indonesian Trade Promotion Center), sehingga perusahaan yang terdaftar di InaExport dapat diakses langsung oleh perwakilan perdagangan dan buyer.

Sistem ini juga menjadi business directory eksportir Indonesia, bukan merupakan aplikasi marketplace tempat untuk bertransaksi.

Adapun Dashboard Potensi Ekspor Indonesia ini digunakan untuk memperluas akses informasi perdagangan, mendukung transformasi kebijakan ekspor yang sejalan dengan transformasi digital, memperkuat diversifikasi produk-produk hilirisasi industri dan daya saing Indonesia dalam rantai pasok global, serta menjadi dasar pengambilan keputusan dan langkah-langkah strategis yang lebih tepat dan berbasis data guna mendukung pengembangan potensi ekspor Indonesia.

Selain itu, Dashboard Potensi Ekspor bertujuan untuk menyediakan informasi tentang potensi ekspor yang ada di setiap daerah, mengidentifikasi produk-produk unggulan, pasar ekspor potensial, dan memetakan kinerja ekspor yang dihitung berdasarkan berbagai indikator dan analisis.

Dengan mengawinkan dashboard dengan InaExport, maka pelaku usaha mendapatkan dukungan kuat dari pemerintah dalam memasarkan barang atau komoditas yang diproduksi.

“Harapannya nanti sinergi ini bisa melahirkan sebuah solusi yang baik, tentunya untuk para pelaku usaha,” ucap Wamendag. (Sumber)