Anggaran Pelatihan KDMP Capai Rp. 1,59 Triliun, Guntur Romli Soroti Lima Peserta Meninggal Dunia

Guntur Romli (IST)

Politikus PDIP, Mohammad Guntur Romli, menyoroti besarnya anggaran pelatihan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang disebut mencapai Rp1,59 triliun, di tengah munculnya kasus meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).

Melalui unggahannya, Guntur mengutip pernyataan Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mayjen TNI (Purn.) TB Hasanuddin, yang mengungkapkan bahwa biaya Latsarmil mencapai sekitar Rp30 juta per peserta.

Menurut perhitungan tersebut, dengan jumlah peserta sebanyak 35.476 orang, anggaran yang dibutuhkan hanya untuk pelatihan fisik mencapai sekitar Rp1,06 triliun. Sementara itu, apabila ditambah materi pelatihan manajemen sebesar Rp15 juta per peserta, total biaya pelatihan menjadi Rp45 juta per orang atau sekitar Rp1,59 triliun untuk seluruh peserta.

Guntur mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran yang sangat besar tersebut, terlebih setelah muncul laporan meninggalnya lima peserta selama mengikuti rangkaian pelatihan.

Kasus tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian serius pemerintah dan penyelenggara program. Ia menilai evaluasi menyeluruh terhadap konsep pelatihan, standar keselamatan, hingga penggunaan anggaran negara perlu segera dilakukan.

Sebelumnya, TB Hasanuddin juga mendesak agar pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Latsarmil setelah jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi lima orang. Ia meminta aspek kesehatan, keamanan peserta, serta efektivitas program menjadi fokus evaluasi.

Hingga kini, pemerintah melalui kementerian terkait masih melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program SPPI dan pelatihan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menyusul bertambahnya korban meninggal dunia selama kegiatan berlangsung.