Kecelakaan maut menimpa rombongan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Sebuah mobil pikap yang mengangkut mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan ditabrak truk tangki yang diduga hilang kendali.
Tujuh orang meninggal dunia, sementara seorang mahasiswa selamat dan masih menjalani perawatan.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Bypass Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Sabtu (1/8/2026).
Kapolsek Mantewe AKP Kusnin mengatakan mobil pikap tersebut membawa tujuh mahasiswa peserta KKN dan seorang sopir yang merupakan anggota Karang Taruna.
“Iya benar, mobil pikap itu ditumpangi tujuh mahasiswa dan satu sopir yang merupakan anggota Karang Taruna. Mahasiswa tersebut sedang menjalankan program KKN di wilayah Mantewe,” ujar Kusnin kepada wartawan, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika truk tangki yang dikemudikan MI melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin. Kendaraan itu diduga kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan menghantam mobil pikap yang membawa rombongan mahasiswa.
Benturan keras membuat tiga korban yang berada di bagian depan kendaraan sempat terjepit, sedangkan penumpang lainnya mengalami luka berat.
“Benar ada tujuh orang meninggal dunia. Satu orang selamat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Bypass Desa Gunung Raya, Mantewe,” katanya.
Mahasiswa yang selamat langsung dievakuasi ke RS Marina Tanah Bumbu sebelum mendapat penanganan medis lebih lanjut.
Pihak Kampus Dampingi Korban
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa mahasiswanya yang sedang mengikuti program KKN Lingkungan Hidup di Kabupaten Tanah Bumbu.
Dua mahasiswa ULM yang meninggal dunia adalah Abdi Cahaya Girsang, mahasiswa Fakultas Kehutanan angkatan 2023, dan Muhammad Ramadhani, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan angkatan 2023.
Sementara itu, mahasiswa ULM yang selamat adalah M. Fahrizal Hasbi, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan angkatan 2023. Setelah sempat dirawat di RS Marina Tanah Bumbu, ia kemudian dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri mengatakan pihak kampus langsung bergerak begitu menerima informasi kecelakaan tersebut.
“Saat menerima kabar tentang musibah ini, saya langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Tim ULM juga langsung bergerak menuju lokasi. Saat ini Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan berada di Tanah Bumbu untuk menangani dan mendampingi secara langsung,” ujar Prof. Ahmad.
ULM juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, dan kepolisian dalam penanganan musibah tersebut. Pimpinan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Fakultas Kehutanan turut mendampingi keluarga korban di rumah duka.
Pihak kampus menyampaikan jenazah Muhammad Ramadhani telah tiba di rumah duka di Martapura, sedangkan jenazah Abdi Cahaya Girsang masih dalam perjalanan menuju Banjarbaru.
Korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut terdiri dari sopir mobil pikap berinisial TMA (21), mahasiswa ULM MR (20) dan ACG (21), serta mahasiswa UNU Kalimantan Selatan NIJ (22), NAS (21), dan VAS (22).(Sumber)










