Singapura termasuk destinasi luar negeri yang paling diincar oleh wisatawan Indonesia. Namun, belum banyak warga negara Indonesia (WNI) yang akhirnya liburan ke negara itu.
Berdasarkan data terbaru Traveloka SEA Index 2026, pencarian tiket pesawat dan wisata ke Singapura dari Indonesia meningkat 12 persen, tapi pemesanannya justru menurun 11 persen.
“Wisatawan Indonesia tidak berhenti memimpikan Singapura. Mereka hanya menunggu waktu dan harga yang tepat untuk memesan perjalanan,” tulis laporan yang diterima Kompas.com, Selasa (11/8/2026).
Meski minat wisatawan Indonesia untuk liburan ke Singapura masih tinggi, harga tiket, nilai tukar rupiah, dan waktu yang tepat masih menjadi pertimbangan bagi sebagian dari mereka.
Jumlah kedatangan wisatawan asing ke Singapura pada tahun 2025 mencapai 16,9 juta, meningkat 2,3 persen dibandingkan tahun 2024.
Dalam laporan Singapore Tourism Board (STB) yang dikutip Kompas.com via situs web resminya, penyumbang wisatawan terbesar di Singapura berasal dari China Daratan sebesar 3,1 juta kunjungan dan Indonesia dengan total 2,4 juta kunjungan wisatawan. Diikuti oleh Malaysia (1,3 juta), Australia (1,3 juta) dan India (1,2 juta) sebagai lima pasar wisatawan Singapura teratas.
Destinasi impian wisatawan dari Asia
Berdasarkan data pemesanan Traveloka periode April 2026 sampai Juni 2026, tepatnya dari Rabu (1/4/2026) sampai Selasa (30/6/2026), online travel agent (OTA) ini juga merangkum destinasi impian masyarakat negara lain berikut ini:
Wisatawan Thailand ingin ke Taipei
Wisatawan asal Thailand menjadikan Taipei sebagai destinasi luar negeri yang paling diincar. Pencarian destinasi ini bertumbuh 39 persen dibandingkan tahun 2025. Namun, jumlah pemesanannya menurun sekitar tujuh persen.
Banyak wisatawan Malaysia yang ingin ke Lombok
Di sisi lain, destinasi wisata di Indonesia menjadi impian bagi banyak wisatawan Malaysia. Narasi “Bali yang lebih tenang” mulai tercermin dan membuat wisatawan Malaysia berbondong-bondong mencari tentang Lombok hingga pertumbuhannya meningkat 47 persen dibandingkan tahun lalu.
Data pencarian tersebut juga selaras dengan pertumbuhan pemesanan yang meningkat sebesar 11 persen. Meski Bali tetap ramai, semakin banyak wisatawan yang melirik Lombok sebagai alternatif destinasi internasional.
Bangkok jadi destinasi impian warga Vietnam
Pencarian wisata Bangkok di Vietnam meningkat hingga 61 persen pada 2026, diikuti dengan pertumbuhan pemesanan hingga 19 persen. Di saat yang sama, rata-rata lama menginap wisatawan Vietnam di Bangkok juga meningkat menjadi 3,6 malam dibandingkan tahun lalu.
Lantas, ke mana wisatawan Singapura ingin berlibur?
Singapura menjadi pengecualian di kawasan Asia Tenggara. Di hampir semua destinasi, pertumbuhan pemesanan justru melampaui pertumbuhan pencarian destinasi yang dituju. Hal tersebut mencerminkan bahwa wisatawan Singapura tidak lagi sekedar mencari, tetapi langsung memesan destinasi tujuannya.
(Sumber)












