BalapMotoGP

Hijrah ke Tim Satelit Petronas Yamaha SRT, Tekanan ke Valentino Rossi Tak Berkurang

0

Direktur Petronas Yamaha SRT, Johan Stigefelt, menepis pandangan bahwa tekanan Valentino Rossi akan berkurang di MotoGP 2021 lantaran hanya membela tim satelit. Stigefelt memastikan Rossi akan tetap menerima tekanan besar karena sang pembalap diharapkan bisa menuai hasil fantastis.

Rossi memang memutuskan hijrah ke Petronas Yamaha SRT di gelaran MotoGP 2021. Ia mengakhiri romansanya bersama tim pabrikan Yamaha, Monster Energy Yamaha, yang sudah berlangsung selama 15 tahun.

Hal ini harus terjadi karena pihak Yamaha memilih merekrut Fabio Quartararo untuk bertandem dengan Maverick Vinales. Dengan begitu, saat Rossi memilih melanjutkan karier panjangnya di MotoGP, ia harus rela terpental ke tim satelit Yamaha.

Banyak pihak menilai Rossi akan lebih tenang dan menikmati penampilannya di MotoGP 2021 lantaran hanya membela tim satelit. Tekanan yang didapatnya akan berkurang saat mentas bersama Petronas, berbeda dari saat membela Monster Energy Yamaha.

Tetapi, Stigefelt membantah hal tersebut. Ia mengatakan bahwa tekanan kepada Rossi tidak akan berkurang. Sebab, dia menunjukkan sikap yang sangat optimistis untuk bisa meraih kesuksesan besar di Petronas Yamaha SRT.

Meski tekanan besar tetap akan menghantui Rossi, Stigefelt tetap akan berusaha keras memenuhi segala hal yang dibutuhkan sang pembalap. Sebab, ia ingin membuat juara dunia sembilan kali itu merasa nyaman di Petronas.

“Saya rasa tekanan Rossi tidak berkurang dengan kami. Dia datang ke tim dengan sikap ingin naik podium dan mencoba memenangkan balapan lagi. Kami tahu ini sangat sulit,” ujar Stigefelt, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Selasa (2/3/2021).

“Tetapi terkadang, ada baiknya bagi setiap orang untuk mengubah lingkungan dan bergabung dengan tim baru, meskipun tentu saja Anda membawa beberapa orang. Kombinasi dengan beberapa karyawan muda kami dan kepala krunya David yang juga sangat muda, saya pikir kombinasi ini akan sangat bagus,” lanjutnya.

“Bagi saya, yang terpenting adalah orang-orang melakukannya dengan baik, semua orang bahagia. Ketika kami memiliki mekanik yang bahagia, kami juga memiliki pembalap yang senang dan pembalap yang senang biasanya memberikan kinerja yang baik. Setidaknya itulah misi saya,” tukas Stigefelt. {okezone}

Bek Schalke 04, Shkodran Mustafi: Islam Bantu Saya Jadi Individu Yang Lebih Baik

Previous article

Sejumlah Pebulutangkis Indonesia Divaksin COVID-19

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *