Setelah Jumat yang basah dan hujan, Sabtu pagi menjadi latihan bebas terakhir di akhir pekan di atas lintasan kering. Hanya dalam waktu lima menit, Fabio Quartararo menjadi pembalap pertama yang memecahkan rekor Marc Marquez pada 2016 (1:54,596).
Pembalap Yamaha asal Prancis itu mencatatkan waktu 1:54,300, sebuah rekor baru yang bertahan 1,5 menit, sebelum rider Ducati menurunkannya menjadi 1:53,923 dan merebut posisi pertama saat sesi sisa 23 menit. Sejak saat itu hingga akhir, Marquez membuat waktu lap tercepat absolut sebanyak lima kali, hingga lap terakhirnya, lap ke-12, ia membuat 1:53,145.
Dominasi luar biasa yang makin kontras dengan masalah rekan setimnya Francesco Bagnaia, yang berakhir di urutan ke-18, selisih lebih dari 1,1 detik di belakang pembalap Spanyol itu. Bahkan Jorge Martin, yang mengendarai Aprilia untuk pertama kalinya dalam kondisi kering di siang hari, lebih cepat dan menempati P6 sebelum melorot ke posisi ke-12 (1:54,055) di bagian akhir sesi.
Jack Miller berada di urutan kedua sebagai pembalap Yamaha paling jempolan, Fabio Di Giannantonio di belakangnya dan Alex Marquez P4. Pol Espargaro mengisi urutan kelima sebagai pembalap KTM terbaik. Johann Zarco, kedelapan, adalah Honda pertama.(Sumber)












