Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, selangkah lagi akan bergabung tim promosi Serie A, Cremonese.
Dikutip BolaSport.com dari laporan Gianluca Di Marzio, kesepakatan sudah terjalin antara Cremonese dengan Como.
Sayangnya, belum diketahui berapa harga yang disepakati oleh kedua tim untuk kiper berusia 28 tahun tersebut.
Kesepakatan ini terjalin begitu cepat setelah tim Cremonense gagal merampungkan transfer Pierluigi Gollini dari AS Roma.
Mulanya, tim berjuluk La Cremo itu mendekati Gollini dan telah mencapai kesepakatan dengan Roma.
Bahkan dilaporkan jika Gollini sudah tiba di Lombardy untuk menuntaskan kepindahannya.
Akan tetapi, kesepakatan batal terjadi karena tak adanya kesepakatan antara Gollini dan Cremonese soal gaji.
Alhasil, tim yang juga berjuluk I Grigiorossi itu langsung mendekati Como dan juga Emil.
Agar kesepakatan rampung dengan cepat, Cremonese sampai memberikan jaminan untuk kiper kelahiran Lombok itu.
Disadur dari sumber yang sama, Cremonese memberikan jaminan posisi sebagai penjaga gawang utama untuk Emil Audero.
Jaminan ini membuat si kiper jebolan akademi Juventus bersedia untuk merapat ke Lombardy.
Emil membutuhkan posisi starter untuk terus menjaga kansnya menjadi pilihan utama di bawah mistar Timnas Indonesia.
Di samping itu, ia membutuhkan klub yang mempercayainya dan menjadikannya starter seperti Sampdoria dan Palermo.
Jaminan menjadikan Emil sebagai kiper utama diberikan Cremonese karena tak adanya kiper berpengalaman di skuadnya.
pada musim panas 2025, La Cremo telah mendatangkan tiga kiper baru, di mana dua di antaranya diboyong dari klub Serie B dan satu kiper diboyong dari tim akademi AC Milan.
Dengan pengalaman Emil yang mumpuni di Serie A bersama Juventus, Inter Milan, dan Sampdoria, Cremonese lantas memberikannya tempat sebagai kiper nomor satu.
Adanya kabar ini membuat Emil batal kembali pulang ke Juventus maupun membela Palermo.
Kedua klub tersebut awalnya digadang-gadang akan jadi pelabuhan putra dari Edy Mulyadi tersebut.
Sekadar informasi, Emil Audero sejatinya merupakan rekrutan baru bagi Como. Ia didatangkan pada musim panas 2024 dari Sampdoria.
Tim milik pengusaha Indonesia itu menebusnya dari Il Samp dengan biaya 6 juta euro (Rp115 miliar.
Tapi selama membela Como, Emil tak begitu dipercaya oleh Cesc Fabregas yang kemudian menjadikannya kiper pelapis saja.
Pada musim dingin 2025, Como melepas Emil ke Palermo dengan status pinjaman selama setengah musim.
Bersama I Rossanero, ia seakan menemukan kembali sentuhannya dengan mencatatkan 15 penampilan dan mencetak tiga clean sheet.(Sumber)












