Wisata  

5 Fakta Unik Seputar Makau, Negara Akulturasi Portugis dan Tiongkok

Makau merupakan kota di selatan Provinsi Guangdong, Tiongkok, dekat Hong Kong, dengan perpaduan budaya Tionghoa dan Portugis yang unik. Berikut lima fakta menarik tentang Makau:

Sekecil dan Sepadat Itu!
Makau memiliki luas 32,9 km² dengan populasi sekitar 700.000 jiwa, artinya kepadatannya mencapai 21.338 orang per km². Bandingkan dengan Kota Blitar yang luasnya setara, tetapi populasinya hanya 160.000 jiwa.

Jejak Kehadiran Portugis
Makau adalah bekas koloni Portugis sejak abad ke-16 dan merupakan koloni Eropa pertama di Asia. Portugis menduduki Makau selama hampir 400 tahun hingga akhirnya diserahkan ke Tiongkok pada 1999 berdasarkan Deklarasi Bersama Tiongkok-Portugis 1987.

Tionghoa dan Portugis Jadi Satu
Pengaruh Portugis masih terlihat dari bahasa, agama, dan kuliner. Bahasa Portugis tetap menjadi bahasa resmi bersama Mandarin, dan kue tart telur adalah salah satu bukti warisan kuliner. Kompleks Centro Histórico de Macau menampilkan perpaduan arsitektur kolonial Portugis dan lokal, yang kini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.

Hukumnya Berbeda dengan Tiongkok Daratan
Makau memiliki status “wilayah administratif spesial” berdasarkan prinsip one country, two systems. Sistem ini memberikan otonomi politik dan ekonomi, termasuk mata uang sendiri, pataca, serta peraturan hukum yang berbeda dari Tiongkok daratan.

Ibukota Kasino Dunia
Makau melegalkan perjudian dan kasino, menjadikannya pusat hiburan internasional. Lebih dari 50 kasino beroperasi di kota ini dan menarik jutaan pengunjung setiap tahun, sehingga dijuluki “Ibukota Kasino Dunia”.

Makau memadukan sejarah kolonial, budaya lokal, dan modernitas, membuatnya unik sebagai destinasi wisata dan pusat ekonomi di Tiongkok.