Hubungan Presiden Prabowo Dengan Sang Anak Haram Konstitusi Sedang Memanas

Ada hal yang tak biasa dalam penglepasan pemberangkatan Presiden Prabowo ke luar negeri, Jum’at malam (19/9). Anak haram konstitusi yang tak lain RI-2 tidak ikut mengantar Presiden Prabowo ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Hal ini memantik spekulasi soal hubungan Presiden Prabowo dengan wakilnya, anak haram konstitusi sedang tidak baik-baik saja. Sudah mulai berjarak. Isunya makin memanas. Pemicunya banyak. Bukan hanya soal tuntutan rakyat agar Presiden Prabowo merestui pemakzulan anak haram konstitusi oleh MPR. Presiden Prabowo terkesan melakukan “pembiaran” isu gugatan ijazah Jokowi dan anak haram konstitusi menjadi isu nasional.

Berbeda saat keduanya masih “bulan madu”. Ketika Presiden Prabowo lawatan ke China dan 4 negara lainnya pada 8 November 2024 selama 16 hari, anak haram konstitusi ikut mengantar ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Bahkan saat masih “bulan madu”, anak haram konstitusi memegang “kemudi” negara selama kunjungan Presiden Prabowo ke luar negeri. Tampaknya “bulan madu” antara presiden dan wakil presiden telah berakhir.

Jelang setahun berkuasa, duet Prabowo dan anak haram konstitusi sudah tercium publik. Aroma tak sedap. Presiden dan wakil presiden pecah kongsi.

Beredar kabar. Reshuffle kabinet Merah Putih tidak berhenti di Budi Arie Setiadi yang dikenal sebagai loyalis Jokowi. Rumor beredar kencang kalau bulan Oktober ini akan ada reshuffle part 4.

Reshuffle part 4 ini kabarnya akan menyisir loyalis Jokowi seperti Kapolri, Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Kabarnya pencopotan Kapolri setelah Tim Reformasi Kepolisian bentukan Presiden Prabowo bekerja.

Ketidakhadiran anak haram konstitusi pada saat pelantikan menteri hasil reshuffle part 3 dan tidak tampaknya anak haram konstitusi di Bandara Halim Perdanakusuma ketika Presiden Prabowo akan melakukan kunjungan ke luar negeri pertanda kuat ada sesuatu antara presiden dan wakil presiden.

Kita tunggu endingnya. Berhasilkah Presiden Prabowo bersih-bersih Geng Solo dan lepas dari bayang-bayang Jokowi atau yang terjadi sebaliknya? “Kudeta” merangkak yang dirancang Geng Solo berhasil menurunkan Presiden Prabowo. Bakal memicu terjadinya revolusi seperti di Nepal?

Wallahua’lam bish-shawab
Bandung, 27 Rabiul Awwal 1447/20 September 2025
Tarmidzi Yusuf, Kolumnis