News  

Terbukti Mau Santet Presiden, 2 Pria Diamankan Polisi dan Divonis 2 Tahun Penjara

Pengadilan di Zambia menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada dua pria yang terbukti berupaya membunuh Presiden Hakainde Hichilema dengan cara sihir. Putusan ini dikeluarkan pada 15 September lalu setelah keduanya ditangkap dengan barang bukti yang mengarah pada praktik ilmu hitam.

Kedua terdakwa, Leonard Phiri, seorang kepala desa, dan Jasten Mabulesse Candunde, warga negara Mozambik, diamankan aparat pada Desember lalu. Penangkapan mereka berawal dari laporan seorang petugas kebersihan yang mendengar suara-suara aneh dari tempat keduanya bersembunyi.

Saat digeledah, petugas menemukan seekor bunglon hidup dan beragam jimat, seperti kain merah, bubuk putih misterius, dan ekor binatang.

Motif Pembunuhan dan Hukuman
Hakim Fine Mayambu dalam putusannya di pengadilan Lusaka menegaskan bahwa motif kejahatan itu jelas, yakni untuk membunuh kepala negara. “Para terpidana bukan hanya musuh kepala negara, tetapi juga seluruh rakyat Zambia,” tegas Mayambu, seperti dikutip The Guardian, Rabu (17/9/2025).

Atas perbuatannya, kedua pria itu dijatuhi hukuman dua tahun penjara disertai kerja paksa. Jaksa penuntut menyebutkan, mereka disewa oleh saudara dari anggota parlemen oposisi, Emmanuel ‘Jay Jay’ Banda. Diketahui, Banda sendiri saat ini tengah menghadapi persidangan atas dakwaan perampokan, percobaan pembunuhan, dan melarikan diri dari tahanan.

Isu Sihir dalam Politik Zambia
Kasus ini menambah daftar panjang penggunaan isu sihir dalam dunia politik Zambia. Hukuman ini dijatuhkan berdasarkan undang-undang era kolonial Inggris yang mengkriminalisasi praktik sihir.

Di sisi lain, vonis ini keluar di tengah kritik keras terhadap Presiden Hichilema, yang dituding semakin otoriter dan menindak kebebasan berbicara serta oposisi politik. Human Rights Watch, bahkan menyebut pemerintahan Hichilema menunjukkan kecenderungan otoriter.

Rumor penggunaan sihir dalam politik Zambia bukan hal baru. Sebelumnya, di tengah perebutan hukum terkait pemakaman mantan presiden Lungu, beredar desas-desus bahwa Hichilema ingin menggunakan jenazah tersebut untuk tujuan gaib. Kasus ini semakin menunjukkan bagaimana keyakinan dan tradisi mistis masih memiliki pengaruh signifikan dalam dinamika politik di Zambia.(Sumber)