Politik

Gerindra: Pilkada Saat Pandemi Corona Bakal Untungkan Petahana

0
Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang diagendakan pada Desember 2020 diharapkan ditunda.
Menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Thopaz N Syamsul, Pilkada di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) hanya akan menguntungkan para petahana.

“Para Cakada baru suaranya akan tergerus oleh petahana. Karena petahana di masa pandemik seperti ini banyak melakukan interaksi sosial bersama masyarakat. Sedangkan Cakada ruang geraknya terbatas dan masa kampanye pun tidak akan maksimal,” kata Thopaz, Minggu (31/5).

Politisi Gerindra ini pun menyarankan kepada Pemerintah Pusat maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI agar menunda Pilkada serentak atas azas keadilan bagi Cakada baru yang akan berkompetisi di pesta demokrasi tersebut.

Lebih jauh lagi, ia khawatir bila Pilkada tetap dilakukan di tengah pandemik akan membuat angka kasus Covid-19 makin tinggi. Hal ini tentu akan kontradiksi dengan upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19 dengan menutup sejumlah fasilitas hingga pembatasan sosial.

“Meskipun ada protokol kesehatan, siapa yang akan menjamin keadaan di lapangan itu tetap kondusif, terkontrol dan warga tidak terpapar corona? Saya rasa hal itu sulit diimplementasikan. Jika Pilkada serentak tetap dilaksanakan, apa artinya usaha yang telah kita lakukan akhir-akhir ini?” demikian Thopaz. {rmol}

PKS Curiga Kampanye New Normal Desakan Pengusaha Industri Besar

Previous article

Ngotot Lanjutkan Proyek Kereta Cepat, Demokrat: Pemerintah Pro Pemodal

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *