News

Duh! Tempat Tidur Isolasi dan ICU di 101 RS Rujukan COVID-19 DKI Tinggal 15 Persen

0

Tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 101 Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Jakarta hampir penuh. Berdasarkan data 10 Januari 2021, Dinas Kesehatan Pemprov DKI menyebutkan tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan ICU hanya tersisa 15%.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan tingkat keterisian tempat tidur isolasi sudah mencapai angka 86% atau tersisa 14%. Saat ini, tersisa 1.047 tempat tidur isolasi dari total sebanyak 7.548 tempat tidur.

“Untuk tempat tidur isolasi sejumlah 7.548, persentase keterisiannya sebesar 86% dengan total pasien isolasi sebanyak 6.501 orang,” ujar Dwi dalam keterangannya, Selasa (12/1/2021).

Sementara tempat tidur ICU, kata Dwi, tersisa 146 tempat tidur dari total 995 tempat tidur di 101 RS rujukan Covid-19. “Untuk tempat tidur ICU sejumlah 995, persentase keterisiannya sebesar 85% dengan total pasien ICU sebanyak 849 orang,” tandas Dwi.

Dwi mengatakan, terjadi penambahan sebanyak 1.042 kasus Covid-19 aktif di Jakarta per hari ini, Selasa (12/1/2021) sehingga total kasus aktif hingga sekarang menjadi 18.988 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Sementara penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 per hari ini sebanyak 2.669 kasus sehingga jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 211.252 kasus.

“Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 188.675 dengan tingkat kesembuhan 89,3 persen, dan total 3.589 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,7%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 9,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen,” pungkas Dwi. {beritasatu}

Heboh Vaksin Corona Dikaitkan Dengan Titan, Makhluk Raksasa Hasil Rekayasa Serum

Previous article

Film Nussa Dituduh Radikal dan Intoleran, Ini Bantahan Dari KPAI

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *