Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan banyak banyak anak muda tidak mengetahui sejarah Indonesia.
Hal ini disampaikan Megawati usai menghadiri pengukuhan Paskibraka di Istana Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (16/8/2025).
Mulanya, Megawativmenegaskan Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan simbol generasi muda yang dididik untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan.
“Memang karena saya menjadi pengawasnya dari dulu, karena saya pernah juga ikut Paskibraka tahun 1963. Jadi saya tahu cara didiknya dan lain sebagainya supaya anak-anak bangsa ini memang tahu yang namanya Pancasila, yang namanya kebangsaan, yang namanya nasionalisme,” kata Megawati kepada wartawan.
Tidak hanya itu, Megawati menuturkan pembinaan Paskibraka tidak berhenti pada tugas pengibaran bendera semata. Setelah menjalani tugas di Istana, para anggota akan menjadi purna Paskibraka yang kemudian mendapat kesempatan untuk diuji kembali dan dibina lebih lanjut.
“Dan dengan seperti itu nantinya mereka akan menjadi yang namanya purna paskibraka, akan ditesting lagi. Karena setelah itu akan masuk yang saya telah buat yaitu tempat namanya duta Pancasila,” ujarnya.
Megawati menilai keberadaan Duta Pancasila menjadi wadah untuk memastikan generasi muda tetap menghayati nilai-nilai dasar negara. Pasalnya, ia mengungkap tantangan saat ini adalah minimnya pengetahuan anak muda tentang sejarah perjuangan bangsa dan terbentuknya Republik Indonesia.
“Karena banyak sekali sekarang orang yang tidak mengetahui sejarah yang namanya Republik Indonesia, terutama anak-anak muda,” tuturnya.(Sumber)












