Ada yang tidak biasa di pelantikan menteri dan wakil menteri hasil kocok ulang part 3, kemarin, Rabu 17 September 2025. Tanpa kehadiran anak haram konstitusi yang juga RI-2. Putra sulung peraih runner up sebagai pemimpin koruptor kelas dunia versi OCCRP, mantan Presiden Jokowi.
Bilapun datang pada pelantikan Purbaya Yudhi Sadewa dan kawan-kawan, Senin 8 September 2025 ada kejutan dan keanehan. Wakil Presiden yang tak lain anak haram konstitusi tidak berdiri dibelakang Presiden Prabowo. Justru Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya yang berdiri dibelakang Presiden Prabowo. Aneh tapi nyata!
Wakil Presiden, anak haram konstitusi berdiri sejajar dengan para menteri. Ini tanda-tanda Wakil Presiden, anak haram konstitusi mulai disingkirkan. Posisinya disejajarkan dengan menteri. Wakil Presiden dibikin tidak nyaman.
Mungkin saja ketidakhadiran anak haram konstitusi pada pelantikan Djamari Chaniago dan kawan-kawan dikarenakan ketidaknyamanan karena posisi berdiri wakil presiden tidak dibelakang presiden. Perlahan namun pasti anak haram konstitusi dibuat tidak nyaman. Belum lagi tidak dilibatkan dalam reshuffle part 2 dan 3.
Tidak berhenti disitu saja, saat Presiden Prabowo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasalam di Masjid Istiqlal, Kamis malam, 4 September 2025.
Posisi duduk Presiden Prabowo dan Wakil Presiden, anak haram konstitusi lagi-lagi jadi sorotan publik. Sebelah kiri Presiden Prabowo, duduk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sedangkan sebelah kanan Presiden Prabowo, duduk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Wakil Presiden, anak haram konstitusi duduk sebelah kirinya Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Lagi-lagi aneh tapi nyata.
Saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasalam anak haram konstitusi yang tak lain anak mantan Presiden Jokowi menggunakan kostum lain daripada yang lain. Presiden Prabowo dan menteri kompak mengenakan baju putih-putih. Sementara anak haram konstitusi mengenakan pakaian batik berwarna cokelat.
Terbaru, Komisi Pemilihan Umum membatalkan aturan perihal dokumen persyaratan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tak bisa dibuka ke ruang publik yang tertuang dalam Keputusan KPU nomor 731 tahun 2025. Jokowi dan anak haram konstitusi terancam masuk penjara.
Aturan terbaru KPU tersebut meski dibantah KPU, dinilai oleh banyak pihak untuk melindungi Jokowi dan anak haram konstitusi yang kini jadi RI-2. Diduga kuat Jokowi dan anak haram konstitusi memiliki ijazah palsu.
Pertunjukan yang terjadi di pelantikan para menteri hasil kocok ulang part 2 dan 3, peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasalam dan pembatalan Keputusan KPU No 731/2025 isyarat adanya hal yang tak biasa. Hubungan Presiden Prabowo dan anak haram konstitusi sudah berjarak.
Apakah adegan yang dipertontonkan secara terbuka tersebut sebagai isyarat Presiden Prabowo mulai tidak nyaman lagi didampingi anak haram konstitusi? Diam-diam Presiden Prabowo merestui pemakzulan anak haram konstitusi oleh MPR? Wallahua’lam bish-shawab.
Bandung, 25 Rabiul Awwal 1447/18 September 2025
Tarmidzi Yusuf, Kolumnis












