Jurnalis Belanda, Mounir Boualin, mengungkapkan Mees Hilgers pernah menjadi bidikan Arne Slot dan menyebut bek FC Twente itu bisa bergabung dengan salah satu dari tiga klub top.
Ketertarikan Slot kepada bek Timnas Indonesia itu hadir saat dirinya masih menukangi Feyenoord.
Saat itu, pelatih yang kini membela Liverpool tersebut membutuhkan seorang bek tengah dan memantau situasi Mees Hilgers di FC Twente.
Akan tetapi, ketertarikan urung terealisasi karena pemandu bakat klub asal Rotterdam itu punya keraguan.
“Sebelumnya, manajer Feyenoord saat itu, Arne Slot, sangat ingin mendatangkan bek tengah tersebut (Mees Hilgers),” tulis Boualin, dikutip BolaSport.com dari Twente Insite.
“Pelatih kepala sangat terkesan dengannya, tetapi para pencari bakat Rotterdam memiliki keraguan serius pada saat itu, yang mereka tekankan secara internal.”
“Pada akhirnya, klub memutuskan untuk menghentikan minat tersebut dan tidak melanjutkannya lebih lanjut,” lanjutnya.
Usai membongkar fakta Hilgers nyaris bekerja sama dengan Slot, Boualin memberikan bocoran soal masa depannya.
Boualin menyebut kemungkinan ada tiga klub yang bisa saja memperebutkan tanda tangan bek berusia 24 tahun itu.
Dilansir dari sumber yang sama, ketiga klub yang dimaksud adalah tiga raksasa tradisional Belanda, yakni Ajax Amsterdam, PSV Eindhoven, dan Feyenoord.
Dalam laporannya, Boualin menyebut ketiga klub itu kemungkinan menjadikan Hilgers sebagai opsi menarik di musim panas 2026.
Bek keturunan Manado itu disebut akan menjadi opsi menarik bagi ketiganya karena statusnya yang akan menjadi pemain bebas transfer.
Apalagi hingga saat ini Hilgers belum mencapai kesepakatan dengan FC Twente soal kontrak baru.
“Mungkin, mengingat statusnya sebagai bebas transfer, ia masih bisa menjadi pilihan menarik bagi klub tiga besar tradisional di musim panas,” pungkas Boualin.
Sayangnya Hilgers kemungkinan akan menolak tiga klub tersebut karena keinginan yang dimilikinya sejak musim lalu.
Diketahui bek berpostur 183 cm itu ingin melanjutkan kariernya di luar Belanda dan bergabung dengan salah satu klub di lima liga top Eropa.
Keinginan itu nyaris terwujud pada hari terakhir penutupan bursa transfer musim panas 2025, di mana Hilgers diminati oleh klub kasta teratas Prancis, Brest.
Sayangnya kepindahannya batal terwujud karena perkara waktu yang tak cukup untuk melakukan tes medis.
Situasi Hilgers di FC Twente saat ini masih terombang-ambing sejak musim 2025-2026 bergulir.
Klub berjuluk The Tukkers itu memilih menepikannya dari daftar susunan pemain untuk berlaga di Eredivisie 2025-2026.
Meski begitu, Hilgers tak sepenuhnya diasingkan dan tetap diizinkan berlatih bersama skuad utama.
Bahkan pada jeda internasional Oktober 2025, Hilgers sempat dimainkan oleh pelatih anyar Twente, John van den Brom.
Saat itu ia diturunkan di laga persahabatan melawan tim kasta kedua Jerman, SC Paderborn.
Nahas, di pertandingan persahabatan itu, Hilgers harus menerima gawang timnya kebobolan tujuh kali dan tumbang dengan skor 0-7.(Sumber)












