Di balik perannya sebagai pejabat tinggi negara, Airlangga Hartarto ternyata mengendalikan sejumlah perusahaan di sektor-sektor strategis. Siapa sangka, nama-nama entitas bisnis yang terafiliasi dengannya cukup mengejutkan dan jarang disorot publik.
Airlangga Hartarto adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia periode 2019-2024 di Kabinet Indonesia Maju dan periode 2024-2029 di Kabinet Merah Putih.
Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, dari tahun 2017 hingga 2024.
Di luar aktivitas politik, Airlangga juga dikenal sebagai pengusaha yang cukup berpengaruh.
Ia memiliki latar belakang bisnis yang kuat dan terlibat dalam sejumlah perusahaan, terutama di sektor industri dan pertambangan.
Dengan peran penting di pemerintahan sekaligus keterlibatan di dunia usaha, wajar jika kiprah Airlangga menarik perhatian publik.
Terutama ketika menyangkut batas antara kewenangan politik dan kepentingan bisnis pribadi.
Lalu, sebenarnya perusahaan apa saja yang dimiliki atau terafiliasi dengan Airlangga Hartarto?
Daftar Perusahaan yang Dimiliki Airlangga Hartarto
Berikut ini adalah daftar perusahaan yang dimiliki Airlangga Hartarto:
1. PT Graha Curah Niaga
Perusahaan ini bergerak di bidang agribisnis, khususnya dalam produksi dan distribusi pupuk.
Mengingat pentingnya pupuk dalam mendukung sektor pertanian nasional, keterlibatan Airlangga di bidang ini tentu memiliki nilai strategis, baik dari sisi bisnis maupun kebijakan pangan.
2. PT Jakarta Prime Crane
Diduga beroperasi di sektor alat berat dan infrastruktur, perusahaan ini berpotensi terlibat dalam proyek-proyek pembangunan nasional, seperti jalan tol, pelabuhan, hingga kawasan industri.
3. PT Bisma Narendra
Airlangga menjabat sebagai Presiden Direktur di perusahaan ini. Sayangnya, informasi publik mengenai lini usahanya terbatas.
4. PT Sorini Corporation Tbk
Merupakan perusahaan industri kimia yang memanfaatkan bahan baku agrikultur. Di perusahaan ini, Airlangga Hartarto pernah menjabat sebagai komisaris.
5. PT Asia Sahabat Indonesia
PT Asia Sahabat Indonesia adalah salah satu perusahaan tambang besar yang dikendalikan langsung oleh Airlangga, di mana ia tercatat memiliki 99% saham, dengan konsesi lahan tambangnya mencapai 10.000 hektare.
Perusahaan ini mengelola tambang zirkon, komoditas penting dalam industri keramik, logam, hingga semikonduktor.
Menariknya, dua anak Airlangga Hartarto juga ikut dalam manajemen, yaitu Dinesvara Airlangga sebagai Komisaris dan Ravindra Airlangga sebagai Direktur.
6. PT Graha Equity Investment
Bergerak di sektor tambang zirkon, dengan konsesi seluas 1.433 hektare di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Berikut struktur saham PT Graha Equity Investment:
PT Graha Curah Niaga – 82,5%
PT Asia Sahabat Indonesia – 17,5%
7. PT Bara Hanyu Kapuas
Perusahaan ini bergerak di tambang batu bara, salah satu komoditas ekspor utama Indonesia.
Berikut komposisi kepemilikan PT Bara Hanyu Kapuas:
PT Graha Curah Niaga – 40%
PT Jakarta Prime Cranes – 40%
PT Garama Adipratama – 20%
8. PT Kapuas Bara Utama
Masih di sektor batu bara, PT Kapuas Bara Utama menguasai konsesi tambang seluas 5.000 hektare.
Sahamnya dimiliki oleh:
PT Tunas Sakti Persada – 40%
PT Megah Cahaya Sakti – 36%
PT Asia Sahabat Indonesia – 24%
Secara keseluruhan, daftar perusahaan ini menunjukkan bahwa Airlangga Hartarto memiliki jejaring bisnis yang luas dan berlapis, meliputi agrikultur, alat berat, industri kimia, hingga pertambangan skala besar.
Tak hanya menguasai saham, Airlangga Hartarto juga menempatkan diri dan keluarganya dalam struktur manajerial, memperkuat kendali dalam operasional perusahaan.(Sumber)












