News  

Nekat! Bermodal Pistol Mainan, Komplotan Rampok Gasak Brankas SPBU di Babelan Bekasi

Bermodal pistol mainan dan tangga, komplotan perampok sukses mengacak-ngacak SPBU di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (10/3/2026) dini hari. Tak hanya menguras brankas, empat pelaku juga sempat menyekap lima pegawai dalam aksi yang tergolong nekat tersebut.

Aksi ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Pihak kepolisian baru mendapat laporan sesaat setelah pelaku melarikan diri.

“Peristiwa tersebut dilaporkan masyarakat melalui call center Polri 110 sekitar pukul 03.20 WIB,” kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, Selasa (10/3/2026).

Kawanan perampok ini menyasar SPBU 34.17604 Kebalen. Mereka masuk ke area mes dengan cara merusak pintu. Meski membawa pistol mainan, pelaku tetap beringas mengancam korban menggunakan senjata tajam dan besi panjang.

Seorang korban, M (62), sempat mencoba melawan namun berakhir dengan luka di tangan kiri sebelum mulutnya dilakban. Nasib serupa menimpa rekan-rekannya yang lain.

“Korban berinisial B (49) mengalami kekerasan berupa tendangan dan pukulan, sementara korban lain, yakni A (24), M (44), dan H (53), ditutup kepalanya dengan selimut dan diikat menggunakan kabel, lakban, serta tali rafia,” jelas Sumarni.

Setelah melumpuhkan seluruh saksi mata, para pelaku menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk membobol brankas uang. Begitu isi brankas terkuras, mereka langsung kabur lewat jalur belakang.

Ironisnya, saat olah TKP, polisi menemukan fakta bahwa senjata api yang digunakan untuk menakut-nakuti korban hanyalah mainan.

“Petugas yang melakukan olah TKP menemukan sejumlah barang bukti berupa satu brankas besi yang telah dirusak, pistol mainan, lakban hitam, kabel, serta tangga yang diduga digunakan pelaku untuk masuk melalui bagian belakang area SPBU,” ucapnya.

Hingga saat ini, Polsek Babelan masih berupaya mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi. Polisi juga mengapresiasi warga yang sigap melapor ke nomor darurat 110 sehingga petugas bisa segera tiba di lokasi kejadian.(Sumber)