News  

Yusuf Blegur Sebut Ahmad Sahroni “Orang Pintar Sedunia” dan Didesak Minta Maaf ke Rakyat

Yusuf Blegur (IST)

Pernyataan kontroversial Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, kembali menuai sorotan publik. Setelah sebelumnya menyebut hanya “orang tolol sedunia” yang ingin membubarkan DPR, kini muncul kritik tajam dari berbagai kalangan, termasuk dari pegiat sosial budaya Yusuf Blegur.

Dalam tulisannya, Yusuf menyindir Sahroni dengan sebutan “Orang Pintar Sedunia”. Ia menilai, meski Sahroni memiliki perjalanan hidup yang cemerlang sebagai pengusaha sukses, politisi, dan legislator, pernyataannya justru mencerminkan sikap arogan yang melukai rakyat.

“Ahmad Sahroni punya segalanya, tapi sayangnya ia terlalu fakir untuk sekadar memberi empati dan solidaritas sosial kepada rakyat korban kemiskinan struktural,” tulis Yusuf dalam sebuah artikel yang dikirim ke Radar Aktual,Rabu (28/8/2025).

Yusuf juga menyinggung bahwa kepintaran, kekayaan, dan popularitas tidak otomatis membuat seseorang bijaksana. Menurutnya, ucapan Sahroni yang menghardik aspirasi rakyat menunjukkan kemiskinan dalam kecerdasan emosional dan spiritual.

Pernyataan Sahroni tersebut kini makin ramai diperdebatkan, apalagi setelah seorang diaspora asal Indonesia yang bekerja di Denmark, Salsa Erwina Hutagalung, ikut menantangnya dalam diskusi publik di jagat maya. Salsa disebut berhasil membuat “kebuntuan dialektika” bagi Sahroni terkait isu konstitusi dan demokrasi.

“Rakyat yang dianggap tolol sedunia itu justru terus melahirkan kesadaran kritis. Salah satunya melalui Salsa Erwina yang memaksa Ahmad Sahroni untuk belajar lagi tentang demokrasi,” tegas Yusuf.

Ia pun mendesak agar Ahmad Sahroni berbesar hati mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada rakyat. “Setidaknya itu akan membuat multitalenta seperti Ahmad Sahroni benar-benar menjadi orang pintar sedunia, minimal orang pintar setanah air,” pungkasnya.