Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengukuhkan kepengurusan pusat untuk periode 2025–2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2025).
Presiden PKS Al Muzzammil menyampaikan agenda ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Majelis Syura PKS yang telah digelar dua hari sebelumnya.
“Munas ini adalah rangkaian dari majelis syuro kami yang berlangsung 2 hari yang lalu 26-27, dan 28-29 kita lanjutkan dengan acara munas pada hari ini,” kata Al Muzzammil dalam konferensi pers.
Dalam Munas VI ini, PKS telah menetapkan tiga struktur utama partai di tingkat pusat. Mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Majelis Syariah Pusat (MSP), dan Dewan Syariah Pusat (DSP) untuk periode kepengurusan 2025-2030.
Selain itu, Al Muzzammil juga menyebut Munas VI ini juga kelanjutan dari pengesahan kepengurusan di tingkat provinsi, 38 provinsi dan 514 kabupaten kota yang berlangsung sebulan lalu.
“Jadi, alhamdulillah seluruh kepengurusan 2025-2030 seluruh levelnya di pusat, di provinsi dan kabupaten kota di PKS seluruh Indonesia berlangsung lancar, damai, dan menampung aspirasi pilihan publik PKS,” ucap Al Muzzammil.
Al Muzzammil menyampaikan seluruh tahapan pemilihan pengurus di berbagai tingkatan telah berjalan lancar dan demokratis. Bahkan, pihaknya juga melibatkan kader melalui sistem e-voting.
“Tradisi PKS dalam pemilihan kepengurusan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, bahkan di tingkat pusat majelis syuro dengan pilihan langsung para kader partai melalui e-voting itu kita lakukan seluruh Indonesia,” ujarnya.
Selain pengukuhan kepengurusan, Munas VI PKS juga mengangkat tema “Kokoh Bersama Majukan Indonesia”. Al Muzzammil mengungkap tema ini sebagai bentuk ajakan untuk memperkuat sinergi antar elemen bangsa.
“Momentum Munas VI PKS hari ini mengangkat tema kokoh bersama majukan Indonesia, kokoh bersama majukan Indonesia, untuk menjadi energi positif bagi bangsa ini agar seluruh elemen bangsa bisa memberikan kontribusi positif, berdialog,” paparnya.
PKS juga membuka ruang dialog dengan para pimpinan partai politik dan lembaga negara dalam acara malam hari ini.
“Oleh karena itu nanti malam juga kita akan memberikan kesempatan kepada para pimpinan partai politik, lembaga negara untuk membuka dialog itu, dan mudah-mudahan bisa kita lanjutkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah fokus menyelesaikan konsolidasi internal, PKS akan melanjutkan silaturahmi politik dengan partai-partai lain yang belum sempat dijumpai.
“Kita akan melanjutkan juga tradisi kita untuk silaturahmi ke berbagai partai politik yang belum kita jumpa. Karena fokus kami dari sejak Juni sampai hari ini adalah menyelesaikan kepengurusan 514 kabupaten/kota, 38 provinsi dan pusat,” pungkasnya.(Sumber)












