Komika Pandji Pragiwaksono menyambut dengan senyum respons Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap materi stand up comedy-nya, Mens Rea, yang menampilkan kritik politik. Pandji menilai respons tersebut bijak dan menunjukkan pemahaman Gibran terhadap konten budaya populer.
“Respons yang saya rasa cukup bijak ya karena Gibran sebagai Wakil Presiden, kayaknya beliau ini adalah Wakil Presiden pertama dari generasi milenial enggak sih, sehingga memang paling pas untuk bisa menyikapi produk pop culture, seperti stand up comedy,” ujar Pandji di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026).
Pandji menambahkan, respons Gibran menunjukkan bahwa putra sulung Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memahami unsur kesenian yang ada dalam konten Mens Rea.
“Respons beliau (Gibran) itu menggambarkan bahwa beliau, ya paham sama kesenian ini dan mengharapkan pendukung-pendukungnya, untuk enggak perlu terlalu berlebihan lah,” ucap Pandji.
Materi Mens Rea sempat menduduki puncak klasemen Netflix Indonesia, namun kritik politik yang disampaikan Pandji memicu laporan hukum. Komika itu resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh gabungan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu (7/1/2026), setelah potongan materi viral di media sosial dan dinilai melewati batas kewajaran.
Meski begitu, Gibran justru menanggapi situasi tersebut dengan santai. Namanya memang disinggung dalam materi Pandji, terutama terkait kondisi fisiknya, tetapi mantan Wali Kota Solo itu mengimbau masyarakat untuk tidak berlebihan menanggapi kritik.
“Enggak usah lapor-laporlah. Kritik dan evaluasi itu hal yang biasa,” kata Gibran singkat saat dimintai tanggapan.
Respons santai dari Wakil Presiden ini mendapat apresiasi Pandji sebagai bentuk pengakuan terhadap seni dan kritik sebagai bagian dari budaya populer, sekaligus mengurangi ketegangan di tengah polemik hukum.(Sumber)












