News  

Cak Imin Tegaskan Pemerintah RI Belum Perlu Bantuan Internasional di Sumatera: Ngapain?

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa pemerintah masih belum memerlukan bantuan internasional terkait bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurutnya, proses penanganan pascabencana masih dapat ditangani oleh pemerintah tanpa harus mengandalkan bantuan dari luar negeri.

“Selagi kita masih kuat, ngapain? Kita masih kuat kok,” ujar Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin, saat ditemui di Pusdiklat Kesejahteraan Sosial, Kemensos, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).

Meski demikian, kritik muncul karena penyaluran bantuan di sejumlah wilayah terdampak dinilai masih lambat dan belum merata meski sudah dua pekan sejak bencana terjadi. Menanggapi hal itu, Muhaimin mengakui masih ada kekurangan yang perlu segera diperbaiki.

“Iya, kami akan terus percepat,” tegasnya.

Sikap serupa sebelumnya disampaikan pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia menyebut pemerintah masih mampu menangani bencana secara mandiri, sehingga bantuan asing belum menjadi prioritas.

“Ya nanti kita lihat. Kalau pada waktunya kita memerlukan, ya kita akan (terima),” kata Prasetyo kepada wartawan di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/12/2025).

Di sisi lain, Prasetyo mengungkap bahwa banyak negara telah menawarkan bantuan. Namun, pria asal Ngawi, Jawa Timur, itu memilih tak menjawab ketika ditanya apakah pemerintah akan menerima tawaran tersebut atau tidak.

“Banyak, banyak ya (tawaran bantuan),” ucapnya.

Prasetyo juga menyampaikan apresiasi kepada negara-negara yang telah menunjukkan perhatian. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia masih sanggup menangani dampak banjir dan longsor di Pulau Sumatra secara mandiri.

“Namun demikian kita merasa bahwa pemerintah, dalam hal ini kita semua, masih sanggup untuk mengatasi seluruh permasalahan yang kita hadapi,” ujarnya.(Sumber)