Nurul Arifin: Kesepakatan Damai AS-Iran Berdampak Positif Pada Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin mengatakan kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat (AS)-Iran memberikan dampak positif terhadap penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kondisi tersebut dinilai turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi nasional.

“Kalau situasi di sana stabil, harga minyak berpotensi turun, nilai tukar dolar lebih stabil, dan rupiah juga bisa semakin menguat. Jadi dampaknya tidak hanya dirasakan negara-negara yang berkonflik, tetapi juga negara lain termasuk Indonesia,” ujar Nurul di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Nurul menilai, membaiknya kondisi ekonomi global akan turut membantu mengurangi tekanan ekonomi yang selama ini dirasakan berbagai negara. Dia mengingatkan bahwa gejolak ekonomi sering kali berimbas pada kondisi sosial dan politik di dalam negeri.

“Penguatan ekonomi ini juga diharapkan mampu mereduksi berbagai gejolak yang muncul akibat tekanan ekonomi global. Banyak persoalan politik yang berawal dari tekanan ekonomi, sehingga ketika ekonomi membaik maka stabilitas nasional juga akan lebih terjaga,” kata dia.

Adapun, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hari ini harus mengakhiri perdagangan terakhir pekan ini dengan melemah. Merujuk pada data Bloomberg rupiah ditutup Rp17.804 per dolar AS setelah sebelumnya ditutup di level Rp17.794.

Sebelumnya, di sela-sela ramainya pertemuan KTT G7 di Istana Versailles, Prancis, pada Rabu (17/6/2026) malam waktu setempat, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara mengejutkan menandatangani perjanjian damai. Langkah besar ini menandai akhir dari ketegangan panjang yang selama ini menyelimuti hubungan kedua negara.

Momen penandatanganan itu berlangsung khidmat di bawah pengawasan langsung Presiden Prancis Emmanuel Macron. Tepat usai membubuhkan tanda tangannya di atas dokumen perjanjian tersebut, Trump sempat melemparkan kalimat singkat namun penuh arti kepada Macron dan para pejabat yang hadir di ruangan itu.

“This was not easy (Ini tidak mudah),” ucap Trump, seperti yang terlihat dalam rekaman video singkat yang diunggah Macron melalui akun X miliknya, Kamis (18/6/2026).(Sumber)